Kamis, 29 Januari 2015

This Is Us : Ekosistem Para Alien

 2 tahun sudah kami berjalan saling berangkul bahu agar tetap kuat. kadang pertengkaran ataupun beda pendapat sering terjadi. namun semuanya dapat teratasi karena batin kami memang begitu kuat untuk kembali bersatu dan akan tetap seperti itu seterusnya. cepat rasany bila harus menyadari bahwa lembaran 365 + 365 lembar itu cepat terisi dengan berbagai macam tulisan, hiasan, coretan, tinta yang mewarnai lembaran-lembarannya dan isi cerita yang padat akan suka dan duka.

 Seperti gila saat bertemu dengan mereka yang berasal dari berbagai macam alam. dengan semua karakter masing-masing yang membuat kami begitu terlihat sempurna untuk menjadi tunggal dan kuat. setiap pasang bahu yang ada akan selalu siap menampung kesedihan, amarah, duka dan emosi itu, walaupun dalam kenyataan kami terbagi-bagi dalam beberapa komplotan berdasarkan tingkat kebutuhan dan jenis cerita yang sering diperbincangkan. yah, di tempat kami. hidup harus berkoloni. jika tidak, carilah kehidupan di habitat lain yang lebih membuatmu nyaman.yah this is Us.

 Menjadi bagian dari keluarga besar di ekosistem itu adalah salah satu hal terbaik dalam hidup. menetes air suci dari pelupuk mataku bila mengingat semua tentang makhluk-makhluk alien ini yang selalu berinteraksi bagai konsumen dan predator. mereka yang jahil, memaksa teman sendiri untuk memberi uang jajan, bertengkar karena hal sepel, marah karena suaranya tidak didengarnya, lambat mengerti disaat yang lain tengah seru berbincang, tertawa bersama dengan cerita yang tidak masuk akal, mengerjakan tugas rumah disekolah, duduk kelompok hanya untuk bergossip atau membahas film terbaru, saling mengejek, kejar-kejaran dalam kelas hanya karena snack 500an, main game dalam kelas, menganggu teman yang tengah serius, menertawai mereka yang kadang lambat untuk memahami sesuatu, menulis-nulis papan tulis ketika ada yang ultah, pusing mencari materi untuk dipresentasikan bahkan marahan. tapi semua itu masih belum setengah tingkah yang sering kami lakukan. kami tak menghiraukan apa penilaian mereka tentang hunian kami, tentang kami yang seperti alien, tentang kami yang selalu baik-baik saja.

 Masalah yang ada akan teratasi begitu mudahnya ketika tangan-tangan jahil kami mulai berpegang erat untuk melawan masalah. Sekali melangkah bersama, masalah kelar semua. Sekali menghadang, musuh takkan lagi datang.Sekali melirik, yang lain akan syirik. Kami santai tapi serius. kami nikmati canda, tak lupa cermati belajar. Kami Bhineka Tunggal Canda. and This Is Us.



"tak perlu cukup hebat seperti Albert Einstein atau Louis Pasteur. cukup tersenyum dan percaya bahwa setiap kita adalah istimewa. bahkan akan lebih hebat dari ilmuwan bila kita mampu menampakan the real ourself =) "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar